Senkomnews,Klaten– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten menyelenggarakan acara Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI pada Rabu (07/01/2026). Acara yang berlangsung di Aula Al Ikhlas ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan integritas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Klaten.
Menjaga Marwah ” Baju Putih”
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Klaten mengingatkan kembali bahwa Kementerian Agama lahir hanya berselang enam bulan setelah Indonesia merdeka. Hal ini menjadi bukti sejarah betapa krusialnya peran lembaga ini dalam menjaga nafas kehidupan beragama di Tanah Air.
Khusus kepada para ASN di Kabupaten Klaten, beliau menekankan pentingnya kerja sama tim yang solid untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia memberikan perumpamaan yang mendalam mengenai marwah pegawai Kemenag.
“Pegawai Kemenag itu ibarat baju putih, terkena noda sedikit saja akan terlihat. Maka jaga sikap, integritas, dan pelayanan,” pesannya dengan tegas.
Pesan Moral : Melayani Tanpa Imbalan
Senada dengan hal tersebut, KH. Muchlis Hudaf dalam tausiyahnya menekankan bahwa esensi melayani masyarakat adalah keikhlasan total tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Beliau menyoroti tantangan berat saat ini, di mana kepercayaan publik menurun akibat maraknya kasus korupsi di tingkat pejabat.
KH. Muchlis Hudaf menceritakan kisah peringatan dari zaman Nabi Muhammad SAW saat Perang Khoibar. Kala itu, seorang sahabat dianggap mati syahid oleh orang-orang, namun Nabi menegaskan bahwa sosok tersebut justru masuk neraka hanya karena menyembunyikan (korupsi) selembar selimut dari harta rampasan perang. Kisah ini menjadi peringatan keras akan bahaya korupsi sekecil apa pun.
Kepedulian Sosial
Sebagai bentuk nyata dari nilai “Amal Bakti”, acara ini juga diisi dengan penyaluran santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Klaten. Penyerahan simbolis bantuan kepada para penerima zakat sebagai wujud kepedulian sosial Kemenag terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Tasyakuran yang dihadiri oleh perwakilan Forkompimda, berbagai tokoh lintas sektoral, termasuk Ketua FKDM, diharapkan moment ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Kemenag Klaten untuk terus berinovasi dan menjaga integritas dalam melayani umat di tahun 2026 ini. Dimana masih ada satu PR besar di Kecamatan Karang Dowo belum memiliki kantor KUA tersendiri-Januar-

Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas