LDII Tengaran Gelar Sholat Idul Adha Aman dan Tertib, Ratusan Paket Daging Kurban Siap Didistribusikan

Gapurajateng.com,Semarang — Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan. Ratusan warga memadati lokasi pelaksanaan ibadah dan kegiatan kurban yang digelar warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Desa Sugihan, Rabu (27/5/2026).

Lebih dari 800 jamaah dari Pimpinan Cabang (PC) LDII Tengaran dan Kaliwungu mengikuti Sholat Iduladha yang dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran. Sejak pukul 05.30 WIB, jamaah mulai berdatangan untuk mengikuti ibadah yang dilaksanakan pukul 06.30 WIB.

Cuaca cerah turut mendukung kekhidmatan suasana. Jamaah tampak memenuhi area lapangan dengan saf yang tertata rapi dan tertib, mencerminkan semangat spiritual serta antusiasme masyarakat dalam menyambut hari raya kurban.

Bertindak sebagai imam dan khatib, KH Syukur Sutadi menyampaikan khutbah mengenai pentingnya meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS serta menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, kerukunan, dan semangat berbagi antarsesama.

Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Desa Sugihan yang juga Ketua Panitia Iduladha 1447 H, Vicky Wulandari, S.Si., mengatakan semangat masyarakat untuk berkurban tetap tinggi meskipun kondisi ekonomi saat ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, jamaah LDII telah membiasakan diri menabung secara rutin selama setahun guna mempersiapkan pembelian hewan kurban.

“Untuk pembelian satu ekor sapi biasanya dilakukan secara patungan tujuh orang. Setiap bulan mereka menyisihkan sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu sehingga ketika Iduladha dana sudah terkumpul,” ujar Vicky di sela kegiatan penyembelihan hewan kurban.

Pada Iduladha tahun ini, khusus jamaah LDII Desa Sugihan menyembelih 10 ekor sapi dan sembilan ekor kambing. Sementara secara keseluruhan di wilayah Tengaran, jumlah hewan kurban yang ditangani mencapai 16 ekor sapi dan 18 ekor kambing.

Vicky menjelaskan masyarakat setempat lebih banyak memilih sapi dan kambing sebagai hewan kurban karena mudah diperoleh dari peternak lokal.

“Alhamdulillah seluruh hewan dalam kondisi sehat karena dibeli langsung dari peternak,” katanya.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada jamaah dan masyarakat sekitar tanpa membedakan latar belakang. Sedikitnya 400 paket daging dibagikan kepada warga Dusun Rekesan, Kalikendel, dan wilayah sekitarnya.

Menurut Vicky, pembagian daging kurban menjadi sarana mempererat hubungan sosial sekaligus menjaga toleransi antarwarga di Desa Sugihan.

“Siapa saja yang datang ikut menerima. Ini menjadi bentuk kebersamaan dan toleransi yang terus kami jaga bersama,” tuturnya.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga melibatkan petugas dari dinas terkait untuk memastikan kesehatan hewan dan kualitas daging sebelum dibagikan kepada masyarakat. Aparat kepolisian bersama pengurus lingkungan turut membantu pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

Bhabinkamtibmas Desa Sugihan, Aipda Joko Purwanto, mengapresiasi suasana kondusif selama pelaksanaan ibadah. Ia menilai masyarakat mampu menjaga keharmonisan meskipun terdapat beberapa titik pelaksanaan Sholat Iduladha di wilayah Dusun Rekesan.

Di lokasi tersebut, warga Nahdlatul Ulama melaksanakan salat di halaman Masjid Baitul Ula, sedangkan warga LDII menggelar salat di kawasan Lapangan Rekesan dan lapangan sepak bola Dusun Rekesan RT 23/RW 04 Desa Sugihan.

Vicky menambahkan, perbedaan lokasi ibadah tidak mengurangi keharmonisan antarwarga. Kehidupan sosial masyarakat tetap berjalan hangat dan penuh keakraban dalam aktivitas sehari-hari.

Dukungan juga datang dari tim kesehatan yang disiagakan panitia selama kegiatan berlangsung. Salah satu petugas kesehatan setempat, Darti, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya jamaah yang membutuhkan penanganan medis.

Sementara itu, Ketua RW 05, Sarjono, berharap semangat berkurban dan nilai kebersamaan terus terpelihara di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tetap semangat berkurban dengan ikhlas meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Yang terpenting adalah menjaga kerukunan, saling menghormati, dan memperkuat kebersamaan antarumat beragama,” pungkasnya. S14SHL

Check Also

tol bawen

Mudik Lebaran 2026: Tol Bawen–Yogyakarta Fungsional H-10, Urai Macet Simpang Bawen

SENKOM NEWS, SEMARANG — Mudik Lebaran 2026 membawa kabar baik bagi pemudik yang melintasi Jawa …

SENKOM Turut Bagian “Save Rawapening #7” dalam Rangka Hari Pahlawan 2025

Danramil Kartasura Gelar Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Musawwa : Momentum Memperkuat Nasionalisme Generasi Muda

Danramil Kartasura Gelar Wawasan Kebangsaan di PPM Al-Musawwa : Momentum Memperkuat Nasionalisme Generasi Muda

Kedatangan Danramil Kartasura di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Musawwa. Dalam rangka memperingati Hari G30S/PKI, Komando …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *