cai KE 47 KOTA SEMARANG
cai KE 47 KOTA SEMARANG

Polrestabes Semarang Edukasi Bahaya Radikalisme di CAI ke-47 LDII Kota Semarang, Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Polrestabes Semarang Edukasi Bahaya Radikalisme di CAI ke-47 LDII Kota Semarang, Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

SENKOMNEWS.COM, SEMARANG – Polrestabes Semarang menegaskan pentingnya penguatan literasi digital dan pendidikan karakter sebagai langkah mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang diselenggarakan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Semarang, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Al Barokah, Kompleks Masjid Al Wali, Jalan Ketileng Raya, Sendangmulyo, Semarang, itu diikuti sekitar 300 remaja dan pemuda LDII sebagai bagian dari program pembinaan karakter generasi penerus.

Selain menjadi ajang pembentukan karakter, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman keamanan yang berkembang di era digital.

Polrestabes Semarang Ajak Generasi Muda Waspadai Radikalisme di Media Sosial

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi, melalui Kasat Binmas AKBP Herry Tristiyono, mengapresiasi konsistensi LDII Kota Semarang dalam membangun karakter generasi muda melalui program CAI.

Dalam kesempatan itu, AKBP Herry Tristiyono memberikan edukasi mengenai perubahan pola penyebaran paham radikalisme dan terorisme yang kini semakin banyak memanfaatkan media digital.

“Kalau dulu penyebaran paham terorisme banyak dilakukan melalui kajian-kajian tertentu dengan membelokkan makna-makna seperti jihad, sekarang pengaruh tersebut juga banyak ditemukan di media sosial. Karena itu generasi muda harus lebih cerdas dalam menyaring informasi,” jelas AKBP Herry Tristiyono.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi digital agar mampu membedakan informasi yang benar dan konten yang berpotensi menyesatkan.

Literasi Digital Menjadi Benteng Pencegahan Paham Ekstrem

AKBP Herry Tristiyono menegaskan bahwa kemampuan menggunakan media sosial secara bijak menjadi salah satu kunci dalam mencegah penyebaran paham ekstrem.

Selain memahami cara menyaring informasi, generasi muda juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat membantu mencegah munculnya berbagai potensi gangguan keamanan.

Ia menambahkan, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Sekecil apa pun kontribusi masyarakat akan sangat berarti dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu kolaborasi antara Polri, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” pungkasnya.

LDII Kota Semarang Perkuat Pembinaan Karakter Melalui CAI ke-47

Ketua DPD LDII Kota Semarang, Sunarto, menjelaskan bahwa CAI ke-47 merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun generasi muda yang memiliki integritas, profesionalisme, nasionalisme, dan religiusitas.

Menurutnya, pembinaan karakter menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kami sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang dakwah berkomitmen mencetak generasi yang profesional sekaligus religius. Pembinaan generasi muda menjadi salah satu fokus utama kami,” ujar Sunarto.

Ia menjelaskan bahwa LDII memiliki program pembinaan berbasis 29 karakter luhur, di antaranya jujur, amanah, dan bertanggung jawab.

“Kami memiliki program 29 karakter luhur, di antaranya jujur, amanah, bertanggung jawab. Melalui CAI ini kami mempertegas komitmen dalam membentuk generasi penerus yang amanah, profesional, nasionalis dan religius,” tegasnya.

Sinergi Polrestabes Semarang dan LDII Dukung Generasi Berkarakter

Sunarto menilai pembentukan karakter generasi muda tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Berbagai tantangan sosial, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga maraknya konten negatif di media sosial, memerlukan kerja sama lintas sektor.

Karena itu, sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter.

Melalui kolaborasi dalam kegiatan CAI ke-47, LDII Kota Semarang bersama Polrestabes Semarang berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter luhur, kecintaan terhadap bangsa, kepedulian sosial, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab.

Check Also

Diklat Senkom Mitra Polri Kota Semarang Gelar Diklat

SENKOMNEWS.COM, SEMARANG – Senkom Mitra Polri Kota Semarang menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), di …

bedah buku LDII

Bedah Buku Pendidikan LDII di Undip Semarang Bahas Model Profesional Religius untuk Membangun Generasi Indonesia

SENKOMNEWS.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah …

Mobil Terbakar di Tol Semarang–Solo KM 449 dan Banyumanik: AKP Lingga Ramadhani Imbau Cek Kelistrikan Kendaraan

SENKOM NEWS, SEMARANG — Insiden mobil terbakar kembali terjadi di wilayah Jawa Tengah, kali ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *