Letkol Inf Czi Slamet Riyadi: Dari BAIS Hingga Dandim Sukoharjo yang Konsen pada Ketahanan Pangan

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi. (Humas Kodim 0726/Sukoharjo)

SENKOMNEWS.COM | SUKOHARJO – Sejak Juli 2022, Letkol Inf Czi Slamet Riyadi telah menjabat sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) Sukoharjo. Sebelum menjabat sebagai Dandim Sukoharjo, beliau memiliki karier yang gemilang di berbagai posisi strategis dalam tubuh TNI. Salah satunya adalah tugas di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, yang merupakan salah satu lembaga penting dalam mengumpulkan dan menganalisis intelijen strategis bagi kepentingan pertahanan negara.

Karier dan Pengalaman
Selain pengalamannya di BAIS, Letkol Inf Czi Slamet Riyadi juga pernah menjabat di Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Bogor. Di sana, beliau mendapatkan berbagai pengetahuan dan keterampilan teknis yang sangat berguna dalam mendukung tugas-tugas di lapangan. Pada tahun 2019, saat masih berpangkat mayor, beliau dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyonzipur) V/ABW di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jabatan ini menunjukkan kompetensi dan dedikasinya dalam memimpin pasukan zeni tempur, yang memiliki peran penting dalam operasi militer.

Fokus pada Ketahanan Pangan
Salah satu hal yang menonjol dari sosok Letkol Inf Czi Slamet Riyadi adalah perhatiannya yang besar terhadap masalah ketahanan pangan. Sebagai Dandim Sukoharjo, beliau aktif memimpin berbagai program yang bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. Salah satu contoh nyatanya adalah ketika beliau memimpin panen raya jagung dalam rangka program ketahanan pangan di lahan Demplot Jagung Kodim 0726/Sukoharjo, yang terletak di Dukuh Bulu RT 01 RW 06, Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo.

Lahan demplot ini merupakan lahan milik masyarakat dengan luas total mencapai 2 hektar. Melalui program ini, Kodim 0726/Sukoharjo berusaha untuk mensukseskan program ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan lahan-lahan yang ada di masyarakat. Program ini tidak hanya membantu dalam hal produksi pangan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan dan cara-cara efektif dalam bercocok tanam. (bay)

 

Check Also

Riyanta Sebut Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati di Pati Lebih Kejam dari Terorisme, Desak Audit Internal Polri

Senkomnews.com — Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, menilai kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan …

Terima Prajaniti Hindu Indonesia, Wapres Tekankan Pentingnya Kearifan Budaya dalam Pembangunan Daerah

Senkomnews.com-Prabowo Subianto berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mendorong pembangunan nasional yang inklusif dan berpijak …

Polsek Tembalang Laksanakan Pengamanan Pagelaran Wayang Kulit dalam Rangka Tasyakuran Apitan Merti Desa 2026 Kelurahan Kramas

Senkomnews.com-– Polsek Tembalang melaksanakan pengamanan kegiatan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Tasyakuran Apitan Merti Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *