
Kedatangan Danramil Kartasura di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Musawwa.
Dalam rangka memperingati Hari G30S/PKI, Komando Rayon Militer (Koramil) Kartasura menyelenggarakan kegiatan Pemantapan Wawasan Kebangsaan pada Selasa, (30 September 2025), yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Masjid Baitul Makmur, Jalan Kampung Baru, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.
Acara ini menghadirkan Kapten Inf Ismail sebagai pemateri utama. Kegiatan diikuti oleh seluruh Santri dan Mahasiswa dari Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Musawwa serta tokoh masyarakat dan tokoh organisasi LDII.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri PPM Al Musawwa dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PC LDII Kartasura, Drs. Edi Sanusi. Dalam berbagai hal, beliau menegaskan bahwa generasi muda perlu mendapatkan pengarahan yang baik agar memiliki wawasan kebangsaan, sehingga mampu menjadi masyarakat yang patuh pada Undang-Undang Dasar 1945 dan mendukung pemerintahan yang sah.
Kemudian, Ketua PPM Al Musawwa Puguh Rahmad Saputro S.Pd., M.Or., menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting ditanamkan kepada santri sejak dini. Hal ini bertujuan agar terbentuk karakter generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Sebagai pemateri utama, Kapten Inf Ismail menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban dalam membela negara. Upaya menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI, melainkan juga seluruh masyarakat, termasuk santri dan pelajar.
Beliau juga menyoroti pentingnya literasi informasi di era digital. Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial, generasi muda perlu cerdas dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi, diadu domba, atau terjebak dalam propaganda pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Perang modern tidak hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga melalui penyebaran informasi yang tersebar. Oleh karena itu, pengetahuan yang luas dan kemampuan berpikir kritis menjadi penting bagi generasi muda,” ujar Kapten Inf Ismail.
Usai diisi materi selama kurang lebih Dua Jam oleh Kapten Inf Ismail, kemudian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abdul Salam secara khidmat, diikuti seluruh peserta. Sebagai penutup, panitia menayangkan dokumentasi kegiatan PPM Al-Musawwa, yang menjadi refleksi kebersamaan dan semangat perjuangan generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.
Ditulis oleh : Ziddan Fadlu (@dan.ziddan)
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas