Drs. H. Sutiyono Kembali Pimpin PERSINAS ASAD Jawa Tengah: Teguhkan Regenerasi dan Prestasi Berkarakter

Senkomnews | Karanganyar – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-V Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Jawa Tengah yang digelar di Padepokan PERSINAS ASAD Pondok Pesantren Insan Qur’ani, Tawangmangu, pada 17–19 Oktober 2025, menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi silat ini.

Dalam forum yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan tersebut, Drs. H. Sutiyono kembali dipercaya secara aklamasi memimpin Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah untuk periode 2025–2030.

Keputusan bulat para pengurus kabupaten dan kota se-Jawa Tengah ini mencerminkan kepercayaan atas keberhasilan Sutiyono dalam periode sebelumnya, yang dinilai berhasil memperluas pembinaan atlet serta memperkuat karakter dan profesionalitas organisasi.

Misi Baru: Pemerataan Prestasi dan Regenerasi Pelatih

Usai terpilih, H. Sutiyono menegaskan tiga fokus utama yang akan menjadi arah kebijakan dalam lima tahun ke depan, yaitu pemerataan prestasi atlet, pembinaan karakter pesilat, dan regenerasi pelatih di semua tingkatan.

Kami ingin setiap daerah di Jawa Tengah punya pesilat andalan. Prestasi tak boleh hanya terkonsentrasi di kota besar, tapi harus tumbuh merata di semua kabupaten,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa PERSINAS ASAD tidak sekadar mengajarkan jurus dan teknik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur dan akhlak pesilat sejati.

Kami bekali pelatih dengan pembinaan mental dan moral agar para atlet tumbuh sebagai pribadi tangguh, berprestasi, dan berkarakter,” tegas Sutiyono.

LDII Karanganyar Dukung Penuh Regenerasi Pesilat

Ketua DPD LDII Kabupaten Karanganyar, Prof. Dr. Drs. H. Sutrima, M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Musprov ke-V tersebut.

Kami atas nama LDII Karanganyar mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak H. Sutiyono. Semoga amanah dan sukses selalu dalam membawa PERSINAS ASAD menuju prestasi nasional dan internasional,” ucapnya.

Sutrima juga menegaskan bahwa LDII bersama PERSINAS ASAD telah menjalin nota kesepahaman (MoU) untuk bersama-sama mengembangkan olahraga silat sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan kesehatan, dan prestasi generasi muda.

Tokoh Penting dan Sinergi Antarinstansi

Musprov ke-V turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Bupati Karanganyar Drs. H. Rober Christanto, Ketua PB PERSINAS ASAD Prof. Dr. Ir. H. Dedid Cahya Happyanto, MT, Sekjen PB PERSINAS ASAD H. Kayat Sukayat, Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Dwi Prasetyo Kurniawan, serta Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto.

Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya dukungan lintas lembaga terhadap upaya pembinaan olahraga beladiri yang berakar pada budaya bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua PB PERSINAS ASAD, Prof. Dedid Cahya Happyanto, menegaskan pentingnya Musprov kali ini sebagai ajang konsolidasi dan pembaruan visi.

Hasil Musprov harus menghasilkan keputusan strategis yang berorientasi pada peningkatan prestasi dan profesionalitas organisasi. Jawa Tengah harus menjadi barometer pencak silat nasional,” tegas Dedid.

Konsistensi dalam Pembinaan dan Pelestarian Nilai Luhur

Dukungan juga datang dari Pengurus IPSI Jawa Tengah, yang diwakili oleh M. Rusdiyanto, SE., M.Pd., Bidang Kerohanian IPSI Jateng.

Ia menilai PERSINAS ASAD konsisten dalam menjaga nilai-nilai luhur pencak silat serta berkontribusi nyata dalam melahirkan atlet berprestasi.

Kami mengapresiasi kiprah PERSINAS ASAD yang tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter pesilat berakhlak luhur. Inilah esensi silat Indonesia yang sesungguhnya,” ujarnya.

Nama-nama seperti Khairudin Mustakim (Klaten) dan Barata (Kendal) disebut sebagai contoh atlet binaan ASAD yang telah menorehkan prestasi di level nasional hingga internasional.

Menuju Masa Depan Silat Jawa Tengah yang Berdaya Saing

Dengan semangat “Bersatu, Berprestasi, dan Berakhlak Luhur,” Musprov ke-V ini menjadi tonggak baru bagi PERSINAS ASAD Jawa Tengah untuk terus memperkuat pembinaan, memperluas regenerasi, dan menjaga marwah silat sebagai warisan budaya bangsa.

Ke depan, organisasi ini diharapkan tak hanya menjadi wadah pencetak atlet unggul, tetapi juga sekolah karakter bagi generasi muda yang mencintai olahraga, berjiwa disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta persaudaraan. (Ghoni)

 

Check Also

Sinergi PMI, TNI-Polri, dan SENKOM Pedan dalam Donor Darah

SENKOM NEWS | Pedan (14/1/2026) — Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, menggelar …

Profil Donny Andretti, Advokat Keras dan Berani yang Pimpin Banyak Organisasi Nasional

Senkomnews.com – Profil Donny Andretti kian mencuri perhatian publik hukum dan media nasional. Sosok yang …

KKN Universitas Ivet di Desa Meteseh Kendal Dorong Circular Economy Dukung SDGs

Senkomnews.com – Kendal, 7 Januari 2026 mahasiswa dari berbagai program studi Universitas Ivet resmi memulai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *