SENKOM NEWS — Paris FC kembali menghadapi kenyataan pahit setelah tumbang 2-4 dari Lille pada pekan ke-13 Ligue 1 di Stade Pierre-Mauroy,
Senin dini hari (24/11/2025). Meski sempat unggul lebih dulu dan menunjukkan determinasi kuat, Paris FC gagal mempertahankan ritme permainan di babak kedua—membuat laga ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim asuhan pelatih.
Awal Menjanjikan Paris FC di Babak Pertama
Pertandingan dibuka dengan tempo cepat. Paris FC mengejutkan publik tuan rumah setelah Willem Geubbels mencetak gol pada menit ke-11. Skor 0-1 memberi angin segar bagi tim tamu, memperlihatkan kemampuan serangan cepat yang selama ini menjadi salah satu kekuatan mereka.
Namun, Lille berhasil menyamakan kedudukan lewat Olivier Giroud pada menit ke-40. Babak pertama berakhir 1-1 dengan Paris FC masih mampu mengimbangi penguasaan bola dan tempo permainan, menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim tamu yang bertahan.
Apa yang Membuat Paris FC Runtuh di Babak Kedua?
Memasuki babak kedua, perubahan strategi Lille mulai terlihat. Paris FC tampak kesulitan mempertahankan tekanan, terutama setelah gelombang pergantian pemain dari kedua kubu.
Pada menit ke-77, penalti yang dieksekusi Giroud membuat skor menjadi 2-1. Situasi semakin sulit ketika Aïssa Mandi menambah gol pada menit ke-80. Paris FC sempat memperkecil ketertinggalan lewat Lilian Doucet (84’), namun penalti di masa tambahan waktu oleh Broholm mengakhiri laga dengan skor 4-2.
Statistik Ungkap Tantangan Paris FC
Data menunjukkan dominasi Lille secara keseluruhan:
xG Lille: 4.01 vs Paris FC: 1.36
Tembakan: Lille 17 vs Paris FC 6
Penguasaan bola: 52% vs 48%
Meski penguasaan bola tidak terlalu timpang, peluang berbahaya Lille jauh lebih banyak. Ini menandakan Paris FC perlu menguatkan organisasi pertahanan dan memaksimalkan setiap serangan yang dimiliki.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Paris FC?
Kekalahan ini menjadi sinyal bahwa Paris FC harus segera memperbaiki kedalaman skuad, antisipasi serangan kedua, serta disiplin bertahan di area kotak penalti. Dengan kompetisi Ligue 1 yang semakin ketat, konsistensi menjadi kunci utama agar Paris FC dapat bertahan di papan tengah dan menghindari tekanan zona degradasi.
Meski kalah, performa awal yang agresif menunjukkan potensi besar yang perlu dipertahankan. Paris FC masih memiliki kesempatan bangkit, asalkan segera melakukan penyesuaian taktik dan memaksimalkan pemain muda yang tampil menjanjikan.*
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas