
REMBANG — Upaya penghijauan kembali kawasan hutan rakyat di Kecamatan Sale kembali mendapatkan dukungan luas. Pada Sabtu, 22 November 2025, Senkom Mitra Polri Kabupaten Rembang turut ambil bagian dalam kegiatan “Pakis Nandur Potensi Jilid III” yang digelar di Desa Pakis. Acara ini menjadi salah satu gerakan lingkungan terbesar di wilayah tersebut, melibatkan 35 organisasi, komunitas, instansi pemerintah, hingga kelompok relawan.
Kegiatan yang digagas Pemerintah Desa Pakis bersama Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Provinsi Jawa Tengah ini memfokuskan pada rehabilitasi hutan dan pengayaan hutan rakyat sebagai langkah strategis menjaga kualitas ekologi desa.
720 Bibit MPTS Ditanam: Dorong Ketahanan Lingkungan dan Ekonomi
Sebanyak 720 bibit tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species) ditanam secara serentak di kawasan hutan rakyat. Jenis-jenis yang ditanam cukup beragam, mulai dari alpukat, jambu air, durian, rambutan, hingga mahoni, yang nantinya tidak hanya memperkuat penyangga lingkungan, tetapi berpotensi menjadi sumber ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Rembang, Andhie Amir A. S.Hut., MM, menegaskan komitmen organisasinya untuk hadir dalam kegiatan yang menyentuh isu pelestarian alam.
“Penanaman pohon bukan hanya kegiatan simbolis. Ini adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan dan warga. Senkom siap mendukung dan mendorong masyarakat agar terus terlibat dalam gerakan penghijauan,” tegasnya.
Desa Pakis Menuju Wisata Agroforestry
Kepala Desa Pakis, Solichin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rencana besar desa dalam mengembangkan potensi alam sekaligus membuka jalan bagi sektor pariwisata hijau.
“Harapan kami, kegiatan penanaman ini mampu memperkaya potensi desa dan mendukung tercapainya Desa Pakis sebagai Desa Wisata Agroforestry. Jika ini berhasil, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Senkom Rembang Tampil Solid
Dalam kegiatan tersebut, personel Senkom terlihat kompak dalam balutan seragam rescue berwarna oranye. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta penanaman, tetapi juga membantu teknis lapangan, memastikan distribusi bibit dan proses penanaman berjalan efisien.
Semangat para relawan dan organisasi yang terlibat menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menjadi kekuatan besar untuk menjaga bumi tetap lestari.
Dengan keberhasilan kegiatan ini, Desa Pakis kini selangkah lebih dekat mewujudkan kawasan yang tak hanya hijau, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. (Ghoni)
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas