Truk terguling
Truk terguling

Truk Tronton Rem Blong di Turunan Jangkang Pringapus, Nyaris Telan Korban

KABUPATEN SEMARANG – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tronton terjadi di turunan Jangkang, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, pada Kamis siang, 18 Desember 2025. Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.10 WIB ini sempat menghebohkan pengguna jalan karena berlangsung di jalur menurun dan berbelok.

Truk tronton tersebut diduga mengalami rem blong saat melintas di jalur rawan kecelakaan tersebut, hingga akhirnya kehilangan kendali dan terguling.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, kecelakaan bermula ketika truk tronton melaju dari arah atas menuju turunan Jangkang. Kondisi jalan yang menurun tajam dan berbelok diduga memperparah situasi saat sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi optimal.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infokejadianungaran, terlihat truk melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum memasuki tikungan turunan.

“Insiden kecelakaan rem blong dialami truk tronton di turunan Jangkang, Pringapus,” tulis keterangan unggahan tersebut, dikutip Sabtu, 20 Desember 2025.

Dugaan sementara menyebutkan rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan. Saat berbelok di jalur menurun, truk tampak oleng dan sulit dikendalikan, hingga akhirnya terguling ke sisi jalan.

Kondisi geografis turunan Jangkang yang dikenal curam dan menikung memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat dengan muatan besar.

Selain turunan tajam, jalur tersebut juga memiliki tikungan yang mempersempit ruang manuver kendaraan besar. Hal ini diduga mempercepat hilangnya kendali ketika sistem pengereman tidak berfungsi normal.

Setelah terguling, truk tronton menabrak pagar di sisi jalan sebelum akhirnya menghantam sebuah truk lain yang sedang terparkir di lokasi kejadian. Benturan tersebut menimbulkan kerusakan pada kendaraan dan infrastruktur di sekitar jalan.

Dalam rekaman video, truk tronton juga terlihat nyaris menyambar pengendara sepeda motor yang melintas di jalur yang sama. Beruntung, pemotor tersebut berhasil menghindar sehingga tidak ikut menjadi korban.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun korban luka akibat kecelakaan tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian.

Turunan Jangkang di Pringapus dikenal sebagai jalur dengan kontur ekstrem, khususnya bagi kendaraan berat. Minimnya pengereman tambahan, kondisi kendaraan yang kurang prima, serta faktor kecepatan sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di kawasan ini.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengecekan kelayakan kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melintasi jalur menurun dan berisiko tinggi.

Pengendara, terutama sopir kendaraan berat, diimbau untuk lebih waspada saat melintas di jalur rawan kecelakaan seperti turunan Jangkang. Penggunaan gigi rendah, pengecekan rem secara berkala, serta pembatasan kecepatan menjadi langkah krusial untuk mencegah kecelakaan serupa.

Kecelakaan truk tronton di Pringapus ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di jalur menurun Kabupaten Semarang, sekaligus menjadi peringatan serius bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan.

Check Also

Senkom Jawa Tengah Gelar MUSPROV V: Evaluasi, Regenerasi, dan Kekuatan Baru untuk Kemanusiaan

SENKOMNEWS | SEMARANG — Organisasi relawan yang telah menjadi mitra strategis Polri selama lebih dari …

Senkom Kabupaten Semarang bersama BPBD dan Damkar sigap evakuasi pohon tumbang di Desa Susukan, wujud kolaborasi tanggap bencana.

Senkom Kabupaten Semarang Bersama BPBD dan Damkar Evakuasi Pohon Tumbang di Desa Susukan

Senkom News, Kabupaten Semarang, 7 November 2025 — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Semarang …

Lintas Instansi : KesbangPol Kabupaten Semarang Adakan Apel Siaga Bencana

Senkomnews, ungaran,  — Anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Semarang turut serta dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *