Danramil Ngaliyan Mayor CZI Agus Ajak Generus LDII Jaga Kerukunan dan NKRI di Pengajian Akhir Tahun 2025

SENKOM NEWS, SEMARANG — Puluhan generasi muda (generus) LDII dari PC Ngaliyan dan PC Tugu mengikuti Semarak Pengajian Akhir Tahun 2025 yang digelar di Masjid Al Mansyurin, Tamanlele, Kota Semarang, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi muda agar menutup pergantian tahun dengan aktivitas positif, edukatif, dan bernilai keagamaan.

Acara bertajuk Tugu alias SEPATU (Semarak Pengajian Akhir Tahun) ini menghadirkan Danramil 09/Ngaliyan, Mayor CZI Agus Pujiatmo, sebagai pembicara utama.

Mengapa Pengajian Akhir Tahun Menjadi Pilihan Generus LDII?

Ketua PC LDII Ngaliyan, ukindar SPD.,C.SH.,C.PFW.,C.MDF.,C.JKJ, menjelaskan bahwa pengajian akhir tahun merupakan agenda rutin pembinaan generasi muda LDII agar tidak terjerumus dalam euforia pergantian tahun yang berpotensi membawa dampak negatif.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai sarana pembinaan agar generus LDII tidak terpengaruh oleh gebyarnya pesta akhir tahun yang biasa dilakukan remaja pada umumnya,” ujar Sukendar.

Apa Filosofi SEPATU dalam Pengajian Akhir Tahun?

Menurut Sukendar, tema SEPATU dipilih sebagai simbol perlindungan diri.

“Sepatu melindungi kaki dari benda-benda yang membahayakan. Filosofi ini kami gunakan agar pengajian dapat menjadi pelindung generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman,” jelasnya.

Apa Pesan Danramil Ngaliyan tentang Kerukunan dan NKRI?

Dalam pemaparannya, Mayor CZI Agus Pujiatmo menekankan bahwa Indonesia merupakan satu bangsa yang hidup dalam keberagaman suku, budaya, dan agama dengan fondasi ideologi Pancasila.

“Manusia Indonesia adalah satu bangsa, hidup dalam satu negara dan satu ideologi, yaitu Pancasila. Perbedaan justru harus saling memperkokoh persatuan,” tegasnya.

Mengapa Bhinneka Tunggal Ika Harus Dijaga?

Mayor Agus menilai kerukunan dan persatuan adalah modal sosial sekaligus kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama.

“Bhinneka Tunggal Ika adalah kesepakatan nasional yang wajib dipertahankan demi menghadapi dinamika perubahan global,” tambahnya.

Bagaimana Peran TNI dan Masyarakat dalam Menjaga NKRI?

Ia menjelaskan bahwa TNI memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan negara, namun keberhasilan menjaga keutuhan NKRI tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, termasuk LDII, terutama dalam memerangi ancaman radikalisme dan terorisme,” pungkas Mayor Agus.

Apa Rangkaian Kegiatan Pengajian Akhir Tahun LDII Ngaliyan?

Selain sesi kebangsaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian dalil-dalil tentang ancaman akhir zaman dan pentingnya penjagaan diri berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadist yang disampaikan Ustaz Umbara Kurniawan.

Acara kemudian diisi dengan ramah tamah, shalat malam, doa bersama, hingga shalat subuh berjamaah, yang dilanjutkan kerja bakti sebagai penutup rangkaian Pengajian Akhir Tahun 2025.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pembinaan keagamaan, penguatan karakter kebangsaan, dan peran TNI dalam membina generasi muda yang religius, rukun, serta cinta Tanah Air.

Check Also

LDII Kecamatan Ngaliyan Jalin Silaturahim Lewat Distribusi Kalender 2026 Serta Majalah Nuansa 

  Senkomnews.com – Semarang – Jawa Tengah – Menjelang pergantian tahun, suasana hangat silaturahim terasa …

Polrestabes Semarang

Sinergi Senkom Mitra Polri Kota Semarang Diperkuat di Operasi Lilin Candi 2025

SENKOM NEWS.COM SEMARANG  — Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025 dan Tahun …

Senkom Kota Semarang

Senkom Semarang Timur Perkuat Sinergi Pengamanan Nataru di Apel Lilin Candi 2025

Senkom Semarang Timur Hadiri Apel Lilin Candi 2025 SEMARANG — Senkom Mitra Polri Kecamatan Semarang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *