SENKOM NEWS, WONOGIRI — Bencana tanah longsor terjadi di Kelurahan Balepanjang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan tidak mampu menahan beban air.
Longsor terjadi di beberapa titik dan berdampak langsung pada permukiman warga serta akses jalan lingkungan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam kejadian ini.
Berdasarkan data awal di lapangan, dampak tanah longsor terbagi di dua lingkungan utama:
Lingkungan Jambangan
Jenis kejadian berupa jalan longsor yang mengganggu akses warga. Selain itu, beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian dinding akibat pergerakan tanah. Rumah terdampak antara lain milik:
Bapak H. Wakidi
Bapak Mariyo
Bapak Giyatno
Bapak Maryono
Lingkungan Seper
Di wilayah ini terjadi longsor tebing yang berpotensi mengancam rumah warga di sekitarnya. Rumah terdampak tercatat milik:
Bapak Sutimin
Kerusakan yang dialami warga umumnya berupa dinding rumah jebol, namun masih dalam tahap pendataan lanjutan untuk memastikan tingkat kerugian secara menyeluruh.
Bagaimana Kronologi Kejadian Tanah Longsor?
Hujan deras yang turun sejak sore hari membuat tanah di wilayah Balepanjang jenuh air. Kondisi tersebut memicu longsoran tanah yang menimpa jalan lingkungan dan sebagian permukiman warga. Kontur wilayah yang berbukit turut memperbesar risiko pergerakan tanah, terutama di area dengan tebing dan retakan tanah lama.
Sebagai respons cepat, anggota Senkom SAR Wonogiri langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan assesment awal dan pendataan dampak. Koordinasi juga dilakukan dengan warga serta perangkat kelurahan guna menyiapkan penanganan darurat yang direncanakan dilaksanakan pada hari berikutnya.
Upaya ini bertujuan untuk meminimalkan risiko lanjutan dan memastikan keselamatan warga di sekitar titik longsor.
Potensi longsor susulan masih cukup tinggi apabila hujan dengan intensitas lebat kembali terjadi. Beberapa lokasi terpantau mengalami retakan tanah yang berisiko membesar.
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi:
Karung untuk penahan tanah sementara
Logistik kerja bakti
Dukungan bagi keluarga terdampak
Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor kepada pihak terkait jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan sekitar.
Data: Bidang PBSAR Senkom MP Wonogiri
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas