
SENKOMNEWS | SURAKARTA – Semangat pembaruan dan tekad memperkuat karakter generasi muda mengemuka dalam pelantikan Pengurus Kabupaten Persinas ASAD Surakarta masa bakti 2026–2031, yang digelar khidmat pada Senin (16/1/2026) di Gondangrejo Resto.
Dalam prosesi tersebut, H. Suharno, S.Kar kembali dipercaya memimpin roda organisasi. Amanah ini menjadi penegasan atas kepercayaan sekaligus tantangan baru untuk membawa Persinas ASAD Surakarta melangkah lebih progresif.
Di hadapan para pengurus dan tamu undangan, Suharno menegaskan bahwa periode ini bukan sekadar melanjutkan program lama, melainkan melakukan lompatan.
“Kami berkomitmen membawa Persinas ASAD Surakarta naik kelas, baik di tingkat regional maupun nasional. Amanah ini hanya bisa dijalankan dengan kerja keras, sinergi, dan kekompakan,” ujarnya penuh optimisme.

Prestasi Harus Sejalan dengan Akhlak
Menurut Suharno, pencak silat bukan hanya soal podium dan medali. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya pembinaan kesehatan, akhlak, serta karakter para siswa di setiap perguruan.
Mayoritas kader Persinas ASAD Surakarta saat ini diisi generasi muda, termasuk para wirausaha. Energi produktif ini dinilai sebagai kekuatan besar untuk membangun organisasi yang mandiri dan profesional, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan program latihan.
“Kita sudah membuktikan, meski dengan keterbatasan, prestasi tetap lahir. Bayangkan jika tata kelola semakin rapi dan solid. Kita bisa melangkah lebih jauh,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh perguruan menjaga suasana adem-ayem, memperkuat silaturahmi, dan terus bersaing secara sehat demi kemajuan Kota Surakarta.
Harapan Memiliki Padepokan Sendiri
Dalam kesempatan itu juga disampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu mewujudkan cita-cita besar: memiliki padepokan atau pusat latihan yang representatif.
“Ini mungkin menjadi PR bersama. Dengan kepengurusan baru, semoga Persinas ASAD bisa memiliki tempat yang lebih layak untuk pembinaan,” ungkapnya.
Ia bahkan memberikan “nilai sembilan” untuk perjalanan organisasi selama ini—sebuah apresiasi atas konsistensi dan kontribusi Persinas ASAD dalam mengharumkan nama Solo. Nilai tersebut, katanya, harus menjadi pemantik semangat agar ke depan bisa mencapai nilai sempurna.

Dukungan Lintas Perguruan
Pelantikan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarperguruan silat di Kota Surakarta. Hadir Sekretaris Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Surakarta, Tri Handoko, A.Md., mewakili Ketua Cabang Darminto, S.E.
Tri Handoko menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan dalam membangun prestasi hingga level nasional dan internasional.
“Kami dari perwakilan Surakarta siap mendukung kegiatan-kegiatan ke depan. Mari bersama-sama menyukseskan agenda pembinaan dan membawa nama Solo ke kancah yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menjadikan Solo Tetap Adem
Pelantikan ini tak hanya menjadi seremoni struktural, tetapi momentum memperkuat soliditas insan pencak silat di Surakarta. Semangat persaingan sehat, kolaborasi, serta pembinaan karakter diharapkan mampu menjadikan Kota Solo tetap adem—bukan hanya dalam suasana sosial, tetapi juga dalam dinamika olahraga bela diri.
Dengan komposisi pengurus baru dan dukungan lintas perguruan, Persinas ASAD Surakarta optimistis melahirkan pesilat tangguh yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berintegritas, berakhlakul karimah, dan membanggakan kota di panggung nasional. (Ghoni)
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas