Wapres Dukung Pelatihan AI bagi UMKM, Indonesia Jadi Target Terbesar di ASEAN

Senkomnews.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungan penuh terhadap pelatihan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan tersebut ditegaskan saat menerima audiensi ASEAN Foundation di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (25/02/2026).

Indonesia ditetapkan sebagai negara dengan target peserta terbesar dalam program AIM ASEAN, yakni 44 ribu UMKM dari total 100 ribu UMKM di sebelas negara ASEAN. Penetapan ini dinilai sejalan dengan besarnya kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.

AIM ASEAN Tingkatkan Daya Saing UMKM

Program AIM ASEAN merupakan inisiatif pelatihan AI yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, program ini dijalankan bersama mitra lokal seperti KUMPUL Impact dan Kaizen Room.

Legal Coordinator and Project Manager AIM ASEAN, Eci Ernawati, menjelaskan bahwa Wakil Presiden mendukung penuh pelaksanaan pelatihan AI, baik dari sisi akses kepada UMKM, dukungan tempat, maupun penguatan aspek pengetahuan (knowledge).

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pelatihan AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi usaha, mendorong inovasi produk, memperkuat pemasaran berbasis data, hingga memperluas akses pasar.

AI Ready ASEAN Sasar 5,5 Juta Individu

Selain AIM ASEAN, delegasi juga memaparkan program AI Ready ASEAN yang menyasar 5,5 juta individu di seluruh negara ASEAN, termasuk guru, pemuda, dan orang tua. Program ini mengedepankan pendekatan inklusif dengan perhatian khusus kepada kelompok rentan dan wilayah terpencil.

Project Manager AI Ready ASEAN, Diera Gala Paksi, menyampaikan bahwa program tersebut mendapat respons positif karena sejalan dengan agenda pembangunan sumber daya manusia nasional.

Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi kunci keberlanjutan program, terutama dari sisi kebijakan dan infrastruktur, agar pelatihan AI tidak hanya menyentuh grassroot level, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.

Menuju Kedaulatan Digital Indonesia

Melalui penguatan literasi dan pelatihan AI bagi masyarakat umum serta pelaku UMKM, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga mampu membangun kedaulatan digital berbasis sumber daya manusia yang unggul.

Eci Ernawati menegaskan harapannya agar pelatihan AI dapat memperkuat kapasitas masyarakat dan UMKM sehingga Indonesia semakin mandiri secara digital.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut tim dari KUMPUL Impact, antara lain Meisha Marsella Efendi selaku Partnership Lead and Senior Program Strategist serta Marcellinus Oliver sebagai Project Management Officer.

Dengan target 44 ribu UMKM, Indonesia memegang peran strategis dalam transformasi digital kawasan ASEAN, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi AI.

(Sukindar)

Check Also

Kapolres Klaten Utus Kasat Lantas Sampaikan Amanat kepada Senkom Klaten

Klaten |senkomnews.com – Kapolres Klaten melalui Kasat Lalu Polres Klaten, AKP Wendi menyampaikan amanat kepada …

Dorong Digitalisasi Pembelajaran Interaktif, Wapres Lepas Pejuang Digital ke Wilayah 3T

Senkomnews.com-Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana …

Sekertaris PBH Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang Langsungkan Pernikahan: Danang Khoirudin ST.,C.PFW Dengan Cyntia DI Trenggalek Jatim

Senkomnews.com-Trenggalek – Jawa Timur – Minggu (29/3/26) pagi. Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Ketua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *