Senkomnews.com – Julukan “Dragon of FERADI WPI” melekat pada sosok Harriani Bianca Daryana, CPL., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI. Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Posisi Wakil Ketua Umum bukanlah jabatan yang mudah diraih, karena membutuhkan kapasitas kepemimpinan, integritas, dan konsistensi dalam menggerakkan organisasi.
Selain menjabat sebagai Waketum DPP, Harriani juga dipercaya memimpin DPD FERADI WPI Jakarta. Di tengah kesibukannya memimpin organisasi, ia kini berada di tahap akhir menyelesaikan pendidikan hukumnya dan menapaki cita-cita profesional sebagai lawyer.
Kepemimpinan Solid dan Terukur
Dalam berbagai momentum penting organisasi, Harriani Bianca Daryana dinilai mampu membuktikan kapasitas manajerial yang solid. Salah satu contoh nyata adalah keberhasilannya menyelenggarakan acara Buka Bersama (Bukber) yang berlangsung khidmat dan mempererat silaturahmi antaranggota.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga momentum konsolidasi strategis yang memperkuat soliditas internal FERADI WPI. Di bawah koordinasinya, setiap kegiatan dirancang terukur dan profesional.
DPD Jakarta Aktif dan Progresif
Sebagai Ketua DPD FERADI WPI Jakarta, Harriani sukses membangun struktur organisasi yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan anggota maupun masyarakat. DPD Jakarta bahkan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kegiatan terbanyak, termasuk dalam pemberian bantuan hukum pro bono bagi masyarakat kurang mampu.
Tak hanya itu, dalam hitungan bulan sejak menjabat Ketua DPD, ia berhasil menggandeng universitas untuk bekerja sama dalam pelaksanaan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) dan UPA (Ujian Profesi Advokat). Langkah ini memperlihatkan visi strategis dalam memperkuat kaderisasi advokat di lingkungan organisasi.
Komitmen Sosial dan Nilai Kemanusiaan
Komitmen sosial Harriani juga tampak dalam suksesnya kegiatan Natal Kasih ke panti asuhan. Program tersebut menjadi wujud kepedulian sosial dan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Dalam praktik kesehariannya sebagai praktisi hukum, ia dikenal aktif memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma (pro bono). Kepeduliannya terhadap akses keadilan mencerminkan integritas moral dan profesional dalam memperjuangkan hak masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Pandangan Ketua Umum
Ketua Umum FERADI WPI, Donny Andretti, memberikan apresiasi terhadap karakter kepemimpinan Harriani.
“Saya melihat Ibu Harriani Bianca Daryana sebagai pribadi yang tidak pernah menyerah pada keadaan. Beliau adalah simbol keberanian untuk keluar dari ‘sangkar’ keterbatasan dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, integritas, dan ketulusan, seseorang dapat menjelma menjadi ‘rajawali’ yang terbang tinggi. Kepemimpinan beliau bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang keteladanan dan keberanian mengambil tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, Harriani memiliki karakter tegas namun tetap humanis. Ketegasan dalam prinsip berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama dan kemampuan menjadi penyeimbang dalam dinamika organisasi.
Inspirasi Kepemimpinan Perempuan
Secara simbolis, perjalanan Harriani diibaratkan sebagai sosok yang keluar dari “sangkar” keterbatasan dan tumbuh menjadi “rajawali” yang berani menghadapi tantangan. Semangat kebebasan, keberanian, dan kekuatan itulah yang menjadikan dirinya inspirasi bagi jajaran FERADI WPI.
DPP FERADI WPI meyakini bahwa di bawah kepemimpinan kolektif yang solid, termasuk peran strategis Wakil Ketua Umum, organisasi akan terus berkembang secara profesional dan konsisten berkontribusi dalam penegakan hukum serta pengabdian kepada masyarakat.
(Sukindar)
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas