Senkomnews.com-Senkom Mitra Polri Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar kegiatan rutin Laporan Situasi (Lapsit) pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 05.30 hingga 07.09 WIB ini diikuti oleh 121 personel dari berbagai kabupaten dan kota sebagai bentuk penguatan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut dikendalikan oleh Suraji dari Salatiga dengan call sign S14HJI. Pembacaan Panca Prasetya Senkom disampaikan oleh Agung Setyawan, S.T. (S14HAS), sementara notulensi dilakukan oleh Suparman (S14HPA) dari Kota Semarang.
Ketua Senkom Mitra Polri Kota Salatiga, Suyatno, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kinerja anggotanya yang dinilai penuh tanggung jawab.
“Saya merasa bangga dan bersyukur atas dedikasi anggota yang menjalankan tugas sebagai pengendali laporan situasi dengan baik. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung tugas organisasi dan membantu menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Secara umum, kondisi wilayah Jawa Tengah dilaporkan aman dan terkendali, meskipun cuaca bervariasi dari mendung, hujan, hingga cerah. Dalam arahannya, pengurus pusat mengingatkan pentingnya pelaporan berjenjang hingga tingkat nasional.
“Seluruh petugas diharapkan segera menyusun dan mengirimkan resume Lapsit pagi ke Lapsitnas sebagai bagian dari sistem koordinasi yang terpadu,” demikian disampaikan dalam arahan pengurus pusat.
Sementara itu, pengurus provinsi menyoroti potensi cuaca ekstrem yang masih perlu diwaspadai oleh seluruh anggota.
“Perubahan musim yang tidak menentu berpotensi menimbulkan bencana. Oleh karena itu, anggota Senkom harus tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing,” disampaikan dalam forum tersebut.
Selain itu, anggota juga diingatkan untuk menjalankan tugas sesuai prosedur operasional serta berperan aktif di tengah masyarakat.
“Anggota Senkom diharapkan mampu menjadi penengah, menjaga ketertiban, serta menjalin komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan sehingga dapat menjadi tokoh yang memberi manfaat bagi lingkungan,” lanjut arahan pengurus provinsi.
Dalam laporan kebencanaan, tercatat peristiwa banjir bandang di Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, yang mengakibatkan 11 rumah terdampak dan tiga kepala keluarga mengungsi.
“Kami mengimbau anggota di sekitar lokasi untuk terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna membantu penanganan di lapangan,” tegas laporan tersebut.
Partisipasi kegiatan ini melibatkan berbagai daerah di Jawa Tengah, dengan jumlah peserta signifikan dari Kabupaten Klaten, Banyumas, Brebes, serta Kota Semarang. Selain itu, lima personel dari luar provinsi turut bergabung, memperkuat sinergi lintas wilayah.
Di luar agenda utama, dilaporkan pula kegiatan masyarakat berupa festival balon udara di Kota Semarang pada 3 Mei 2026 yang menarik perhatian warga.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga terjadi kepadatan arus lalu lintas di kawasan Tembalang,” demikian informasi yang disampaikan dalam laporan.
Melalui kegiatan Lapsit ini, Senkom Mitra Polri terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jawa Tengah. S14SHL
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas