kecelakaan tabrak lubang
kecelakaan tabrak lubang

Kecelakaan Hari Ini di Banyuwangi, Bus dan Truk Adu Banteng Sopir Tewas di Wongsorejo

SENKOM NEWS, BANYUWANGI — Kecelakaan hari ini terjadi di ruas Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden tabrakan adu banteng melibatkan sebuah bus dan truk Fuso di tikungan selatan toko DIY, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan satu korban jiwa. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius di bagian kepala.

Kronologi Tabrakan Bus dan Truk

Menurut keterangan Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, kecelakaan bermula ketika truk Fuso bernopol B 9347 UIP melaju dari arah selatan ke utara, yakni dari Banyuwangi menuju Situbondo.

Dari arah berlawanan, Bus Pringgondani Putra bernopol K 7005 C yang dikemudikan Sahur, warga Pemalang, melaju menuju Banyuwangi. Di sebelah pengemudi terdapat kernet bernama Aji.

Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya. Namun jarak yang terlalu dekat dengan truk dari arah berlawanan membuat tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Benturan keras terjadi tepat di bagian depan kedua kendaraan. Bus dan truk mengalami kerusakan parah, terutama pada bodi dan kaca depan yang pecah akibat benturan.

Identitas Korban dan Kerugian

Korban meninggal dunia adalah pengemudi truk bernama Hanafi Yudistira, warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ia mengalami luka berat di kepala bagian kanan dan dinyatakan meninggal di tempat.

Sementara itu, pengemudi bus dan kernet dilaporkan selamat. Total kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti di lokasi kejadian.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melakukan manuver menyalip di jalur dua arah.

Ruas Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi memang dikenal sebagai jalur padat kendaraan, terutama pada jam-jam tertentu. Tikungan dan jarak pandang terbatas kerap menjadi faktor risiko kecelakaan lalu lintas.

Kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi jalan, menjaga jarak aman, serta menghindari menyalip di area rawan seperti tikungan.

Imbauan Keselamatan Berkendara

Kecelakaan hari ini di Banyuwangi menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan pengemudi antara lain:

Tidak menyalip di tikungan atau area dengan jarak pandang terbatas.

Memastikan kondisi kendaraan prima sebelum perjalanan jauh.

Mengatur kecepatan sesuai kondisi jalan.

Mengutamakan keselamatan dibanding mengejar waktu.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat melintas di jalur Situbondo-Banyuwangi, terutama pada waktu subuh hingga pagi hari ketika visibilitas belum maksimal.

Perkembangan terbaru terkait kecelakaan hari ini akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai dilakukan pihak berwenang.

Check Also

ilustrasi kecelakaan

Kecelakaan Hari Ini di Bogor: Dua Truk Bertabrakan di Gunung Putri, Sopir Sempat Terjepit di Ruang Kemudi

SENKOM NEWS, BOGOR — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten …

JLS Salatiga Kembali Memakan Korban, Truk Tronton Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Sepeda Motor

Senkomnews.com,Salatiga – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Insiden yang …

km nurul salsa

25 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kendari Kerahkan KN SAR Pacitan ke Perairan Selayar

KEPULAUAN SELAYAR – Operasi pencarian korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *