Polres Salatiga dan Senkom Mitra Polri Gelar FGD: Lawan Narkoba, Rawat Toleransi, dan Perkuat Kamtibmas

Senkomnews | Salatiga, 27 Agustus 2025 — Kepolisian Resor (Polres) Salatiga mengundang Sentra Komunikasi Mitra Polri (Senkom) Kota Salatiga untuk menghadiri Forum Group Discussion (FGD) sebagai wujud kemitraan Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota. Undangan resmi dengan nomor B/Und-76/VIII/OPS.4.5/2025 tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Kapolres Salatiga, AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si., dan meminta Senkom menghadirkan 10 anggotanya dalam kegiatan ini.

 

FGD yang digelar di Pendopo Polres Salatiga tersebut diawali dengan paparan IPTU Sunyoto dari Satnarkoba Polres Salatiga mengenai bahaya narkoba. Ia menyebutkan, hingga Agustus 2025, sudah 57 kasus narkoba berhasil diungkap di Salatiga. “Situasi ini butuh kerja sama semua pihak. Peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan maupun pemberantasan narkoba,” tegasnya.

 

Wakapolres Salatiga, Kompol R. Arsadi KS, S.E., M.H., dalam sambutannya menyatakan bahwa FGD ini bertujuan mengakrabkan warga sekaligus memperkuat kondisi keamanan di Salatiga, kota yang dikenal sebagai salah satu daerah paling toleran di Indonesia. Ia mengingatkan agar setiap informasi menonjol di lingkungan masyarakat, termasuk keberadaan pendatang baru atau warga asing, segera dilaporkan ke Bhabinkamtibmas atau Kasatbinmas.

 

“Kegiatan ini merupakan wadah silaturahmi bagi masyarakat Salatiga, agar kebersamaan tetap terjaga,” jelas Wakapolres. Ia juga menekankan pentingnya menjaga Pendopo sebagai cagar budaya serta menyebutkan bangunan eks Satlantas di Benteng kini difungsikan sebagai museum untuk melestarikan sejarah kota.

 

Kasatbinmas Polres Salatiga yang baru dilantik, IPTU Darsono, turut memperkenalkan diri dan menegaskan komitmennya membangun sinergi dengan masyarakat. “Apalah artinya polisi tanpa masyarakat. Kami mohon kerja sama warga untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di Salatiga,” ujarnya. Ia menambahkan selalu siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam, mencontohkan penindakan balap liar yang berhasil dilakukan berkat informasi cepat dari warga.

 

Sementara itu, Kanit Polmas Ipda Adhi Irawan, S.H. mengangkat tema multikulturalisme, mengingat Salatiga dihuni oleh 39 etnis berbeda namun tetap harmonis tanpa konflik. “Sikap saling menghormati adalah modal utama mempertahankan predikat Kota Tertoleran se-Indonesia,” ungkapnya.

 

Agung, salah satu pengurus Senkom, menyatakan kebanggaannya atas pelibatan Senkom dalam FGD ini. “Kami senang dipercaya sebagai mitra aktif Polri untuk menjaga keamanan di Salatiga,” tuturnya.

 

Melalui FGD ini, Polres Salatiga dan Senkom Mitra Polri berharap terbangun komunikasi yang semakin solid antara kepolisian dan warga, memperkuat upaya melawan narkoba, merawat toleransi, dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Check Also

Senkom Mitra Polri Kota Salatiga Hadiri Kegiatan Kemitraan Polri dengan Masyarakat yang Digelar Polres Salatiga

SENKOMNEWS.COM,SALATIGA – Senkom Mitra Polri Kota Salatiga menghadiri kegiatan Kemitraan Polri dengan Masyarakat yang diselenggarakan …

Usai Upacara Hari Bhayangkara, Ketua Senkom Ajak Anggota Makan Soto Bersama

SENKOMNEWS.COM,SALATIGA – Terik matahari yang menyelimuti Kota Salatiga tidak mengurangi kekhidmatan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari …

Senkom Mitra Polri Bersama Polres Salatiga Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba dan Kejahatan Digital

Senkomnews,com,Salatiga – Upaya pencegahan kejahatan tidak lagi bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional semata. Hal inilah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *