Kecelakaan Hari Ini: Pelajar SMK Tewas di Jalur Kereta Api Simalungun
SENKOM NEWS, SIMALUNGUN — Kecelakaan hari ini kembali menelan korban jiwa. Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial JN (16) dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Senin (19/1/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di jalur rel Km 38+8/9 lintasan Kereta Api Siantar–Dolok Merangir, tepatnya di Lingkungan V Sinaksak, Kecamatan Tapian. Saat kejadian, korban diketahui sedang berjalan kaki pulang sekolah menuju rumahnya.
Korban Terbiasa Melintasi Jalur Rel Kereta
Berdasarkan keterangan kepolisian, JN merupakan warga Perumahan Sinaksak Residence. Dalam aktivitas sehari-hari, korban terbiasa berjalan kaki melewati jalur yang berdekatan langsung dengan rel kereta api, baik saat berangkat maupun pulang sekolah.
“Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, korban selama ini melintasi Gang Melati Lingkungan VII menuju rumahnya yang berada di Perumahan Sinaksak Residence tepat di samping rel kereta api,” ujar Kapolsek Serbelawan, AKP Gunawan Sembiring, dalam keterangan tertulisnya.
Detik-detik Korban Tertabrak KA Siantar Express
AKP Gunawan menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban berjalan dari Gang Melati Lingkungan VI menuju rumahnya. Saat hendak menyeberang rel, melintas Kereta Api Siantar Express dari arah Pematangsiantar menuju Medan.
Kereta api tersebut diketahui sudah berada sekitar 20 meter dari lokasi korban menyeberang. Masinis juga telah membunyikan klakson panjang sebagai peringatan.
Namun, pada saat bersamaan, saksi melihat korban berjalan dalam posisi menunduk dan berhadapan langsung dengan arah datangnya kereta.
“Saksi sempat berteriak memanggil korban, tetapi tidak dihiraukan. Akibatnya korban langsung tertemper kereta api dan terpental,” kata AKP Gunawan.
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Meninggal Dunia
Akibat benturan keras, korban mengalami luka berat. Orang tua korban yang tiba di lokasi langsung membawa JN menggunakan mobil yang melintas ke RS Efarina Pematangsiantar.
Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.
“Saat ditemukan, korban dalam kondisi sekarat dan setibanya di rumah sakit dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas AKP Gunawan.
Imbauan Keselamatan di Sekitar Jalur Kereta Api
Peristiwa kecelakaan hari ini menambah daftar panjang insiden di jalur rel kereta api yang melibatkan warga, khususnya pelajar. Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan mematuhi rambu keselamatan saat melintasi jalur kereta, serta tidak menggunakan akses tidak resmi untuk menyeberang rel.
Pihak kepolisian juga mengingatkan orang tua dan pihak sekolah untuk terus memberikan edukasi kepada anak-anak tentang bahaya beraktivitas di sekitar rel kereta api, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas