Senkomnews,com,Salatiga – Upaya pencegahan kejahatan tidak lagi bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional semata. Hal inilah yang menjadi benang merah kegiatan kemitraan yang digelar Satbinmas Polres Salatiga bersama Sat Narkoba di Aula Kecamatan Argomulyo, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur masyarakat, termasuk Senkom Mitra Polri Kota Salatiga, pelajar, lembaga pelatihan kerja, komunitas relawan, hingga kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat (Pokdarkamtibmas). Sinergi ini menunjukkan bahwa perlindungan generasi muda dan lingkungan sosial membutuhkan keterlibatan bersama.
Edukasi mengenai bahaya narkoba menjadi materi pembuka yang disampaikan oleh personel BKO Sat Narkoba, Iptu Sunyoto. Ia menjelaskan bahwa peredaran narkotika saat ini mengalami perubahan pola yang signifikan, dengan memanfaatkan teknologi dan celah pergaulan digital anak muda.
Menurutnya, ancaman narkoba kini tidak selalu tampak secara fisik. Modus penyebarannya kerap disamarkan dalam bentuk yang sulit dikenali, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan sejak dini.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Kasatbinmas Polres Salatiga, Iptu Darsono, bersama Ipda Adhi Iriawan. Keduanya menyoroti maraknya persoalan kejahatan siber yang menyasar pelajar, mulai dari perundungan di dunia maya hingga penyebaran ancaman palsu melalui pesan anonim.
Dalam paparannya, Iptu Darsono menekankan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari sistem keamanan modern. Ia mengingatkan bahwa pengawasan sosial kini tidak hanya dilakukan di lingkungan fisik, tetapi juga di ruang digital yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kehadiran Ketua Senkom Mitra Polri Kota Salatiga Suyitno, S.Pd., Wakil Ketua Agung Setyawan, S.T., dan Sekretaris Wahyu Hidayat, S.E., bersama sepuluh anggota lainnya, mempertegas komitmen organisasi tersebut dalam mendukung program kemitraan Polri di bidang pembinaan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyuluhan, tetapi juga ruang dialog antara aparat dan masyarakat dalam menyikapi dinamika ancaman keamanan yang terus berkembang. Pesan yang mengemuka adalah pentingnya membangun budaya waspada, peduli, dan tanggap terhadap perubahan bentuk kejahatan.
Dari pertemuan tersebut, tersirat satu kesadaran bersama: ancaman zaman modern sering hadir secara tersembunyi, sehingga pencegahan melalui edukasi dan kolaborasi menjadi langkah paling efektif untuk menjaga masa depan generasi muda. (SHL/HAS)
Senkom News Menembus Jarak Tanpa Batas