Filosofi “75” di Desa Pereng: Kala Senkom Mojogedang Mengetuk Pintu Langit Lewat Bakti Sosial

KARANGANYAR – Di bawah langit Desa Pereng yang cerah, deretan paket sembako tertata rapi di depan barisan relawan berseragam oranye dan hitam. Bukan sekadar seremoni, hari itu, Minggu (15/3/2026), Senkom Mitra Polri Kecamatan Mojogedang kembali menghidupkan tradisi “mengetuk pintu rumah warga” untuk berbagi keberkahan di tengah bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang telah konsisten berjalan selama empat tahun ini mengusung tajuk yang menyentuh: “Mengalirkan Berkah, Mengukir Kebahagiaan di Bulan Suci”.

Satu Iuran, Sejuta Makna

Ada nilai kemandirian yang luar biasa di balik paket-paket ini. Ketua Senkom Mojogedang, Suwadi, membeberkan bahwa seluruh bantuan ini murni berasal dari kantong pribadi anggota Senkom melalui iuran sukarela. Ini adalah bukti nyata bahwa empati mereka tidak hanya berhenti di level wacana, tapi mewujud dalam tindakan konkret untuk membantu masyarakat yang tengah terhimpit tekanan ekonomi.

“Kami ingin bantuan ini tidak hanya sampai, tapi tepat sasaran. Karena itu, tim kami akan mengantarkannya langsung ke pintu rumah keluarga penerima manfaat,” tegas Suwadi.

Simbolisme Angka 75: Antara Berkah dan Rukun Islam

Camat Mojogedang, Agus Dwitanto, S.E., M.M, yang hadir memberikan apresiasi, menemukan sebuah makna filosofis yang unik dari jumlah 75 paket yang dibagikan.

Angka 7: Menjadi simbol niat tulus untuk terus menebar berkah (Pitu dalam bahasa Jawa sering diartikan sebagai Pitulungan atau pertolongan).

Angka 5: Menjadi pengingat spiritual akan pentingnya menjaga lima pilar Rukun Islam, termasuk zakat dan kepedulian pada sesama.

Kehadiran tokoh penting seperti Wakil Ketua Senkom Karanganyar, Zainoel Muttaqin, S.A.P, serta jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas mempertegas sinergi antara relawan dan pemangku kebijakan di lapangan.

Senyum yang Terukir di Pintu Rumah

Rasa haru tak bisa disembunyikan oleh para warga. Sugiman, warga Desa Pereng, mengaku sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan dapur yang kian melonjak di bulan puasa. Harapan serupa disampaikan oleh Suparman, warga Sidodadi, yang memimpikan api kepedulian seperti ini tidak pernah padam.

Melalui langkah kecil namun konsisten ini, Senkom Mojogedang ingin membuktikan bahwa menjadi mitra Polri bukan hanya soal menjaga keamanan wilayah, tapi juga menjaga perut dan hati rakyat agar tetap tenang dan bahagia menyambut Idul Fitri. (Ghoni)

Check Also

Tiga Personel Senkom SAR Sukoharjo Tuntaskan Diklat Jungle dan Vertical Rescue di Wonosobo

SENKOM NEWS, SUKOHARJO – Tiga personel Senkom SAR Kabupaten Sukoharjo berhasil mengikuti seluruh rangkaian Pendidikan …

Hadiri Pelantikan 12 Pengcam Persinas ASAD, Senkom Sukoharjo Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda

SENKOM NEWS, SUKOHARJO – Semangat membangun generasi muda melalui kegiatan positif terus mendapat perhatian berbagai …

Ketua IPSI Batang Resmikan UKT Persinas ASAD Kabupaten Batang Tahun 2026

SENKOMNEWS.COM KABUPATEN BATANG Batang, 20 September 2026 — Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) sekaligus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *