Lebaran di “Bumi Intanpari”: Kala Senkom Mojogedang Menenun Harmoni dan Kedaulatan Pangan

KARANGANYAR – Di bawah langit cerah yang memayungi Kabupaten Karanganyar, sebuah pertemuan penuh kehangatan berlangsung di kediaman Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar pada Senin (23/3/2026). Momentum Halalbihalal IdulFitri 1447 Hijriah ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, melainkan panggung penguatan komitmen para relawan untuk menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput.

Jajaran Senkom Mitra Polri Kecamatan Mojogedang hadir membawa semangat baru dalam bingkai silaturahmi yang akrab dan strategis.

Mojogedang sebagai “Laboratorium” Kreativitas

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Senkom Mojogedang, Suwadi, yang menekankan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kekompakan setiap anggotanya dalam menjalankan tugas sosial kemasyarakatan. Aspirasi ini disambut hangat oleh Ketua Senkom Kabupaten Karanganyar, H. Joko Sutrisno, S.H., M.M..

Dalam arahannya, Joko Sutrisno memberikan sorotan khusus terhadap inovasi yang lahir dari wilayah Mojogedang. Ia mendorong kecamatan ini menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi pengembangan organisasi ke depan.

Peran aktif anggota di lapangan adalah detak jantung Senkom. Kami mendorong Mojogedang untuk terus menjadi teladan, termasuk dalam mengawal program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Joko.

Keamanan yang Berakar dari Kemandirian Pangan

Salah satu poin penting yang digarisbawahi dalam pertemuan tersebut adalah implementasi Program Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui gerakan penanaman cabai secara mandiri. Senkom meyakini bahwa keamanan wilayah tidak hanya soal pantauan fisik, tetapi juga kemandirian dapur warga.

Selain urusan pangan, regenerasi organisasi juga menjadi diskursus utama. Joko menekankan bahwa Senkom harus tetap adaptif dan lincah dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pengabdiannya.

Sentuhan Lokal dan Semangat “Siaga Saat Aman”

Sisi humanis acara semakin kental dengan sajian kuliner khas lokal. Kehadiran menu Bubur Tumpang hasil karya pelaku UMKM setempat tidak hanya memanjakan lidah para anggota, tetapi juga simbol dukungan nyata organisasi terhadap ekonomi kerakyatan.

Pertemuan ini diakhiri dengan penegasan kembali doktrin pengabdian: “Siaga Saat Aman, Ada Saat Dibutuhkan.” Melalui Halalbihalal ini, Senkom Mojogedang kembali mengukuhkan posisinya bukan sekadar sebagai mitra kepolisian, melainkan sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem sosial yang menjaga ketenteraman warga di Bumi Intanpari. (Ghoni)

 

Check Also

Presiden Prabowo Tegaskan Arah Besar Kemandirian Energi, Indonesia Siap Transisi ke Energi Bersih

Senkomnews.com-Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi nasional melalui percepatan transisi menuju energi …

Kapolres Klaten Utus Kasat Lantas Sampaikan Amanat kepada Senkom Klaten

Klaten |senkomnews.com – Kapolres Klaten melalui Kasat Lalu Polres Klaten, AKP Wendi menyampaikan amanat kepada …

Terima CEO ISAA, Wapres Dukung Kolaborasi Global Majukan Sepak Bola Nasional

Senkomnews.com-Presiden Gibran Rakabuming menerima kunjungan Founder dan CEO sekolah sepak bola Amerika International Soccer Academy …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *